metode prediksi financial distress di pemerintah kabupaten / kota se-jawa tengah untuk mengukur kesejahteraan ummat
Clicks: 249
ID: 202341
2018
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
249 views
52 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #3 of 5 articles by views in conference record - asilomar conference on signals, systems and computers
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi financial distress di pemerintah daerah dengan hanya mengukur dari sisi keuangan yang menggunakan analisis dari kemandirian pemerintah daerah dalam memperoleh pendapatannya, keselarasan pembelanjaan yang dilakukan pemerintah daerah yang tidak hanya terfokus pada belanja rutin serta rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah. Indicator ini digunakan dengan mempertimbangkan teori dan kondisi di Indonesia. Penelitian ini sangat penting untuk dilakukan, mengingat diberlakukannya otonomi daerah, Perilaku boros pemerintah daerah yang menguras separuh lebih anggarannya hanya untuk belanja pegawai dikhawatirkan akan mengantarkan pemerintah daerah pada kondisi kebangkrutan. Pembiaran terjadinya rekruitmen pegawai secara terus menerus tanpa mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah akan berdampak pada berkurangnya dana untuk membangun fasilitas publik, percepatan pembangunan daerah, penciptaan pelayanan yang berkualitas, dan pemerataan kesejahteran masyarakat, sebagaimana yang telah diamanahkan dalam kebijakan otonomi daerah. Penelitian ini mengukur financial distress suatu pemerintah daerah dari 3 (tiga) kategori yaitu kemandirian keuangan, keselarasan belanja, dan pertumbuhan PAD.
Obyek penelitian ini adalah data laporan keuangan pemerintah daerah yang ada di provinsi Jawa Tengah. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 28. Data dianalisis dengan menggunakan regresi logistic biner.
Penelitian ini menemukan hasil bahwa pemerintah daerah di jawa tengah masih mengalami kondisi financial distress dikarenakan perilaku boros masih terjadi dibuktikan dengan besarnya belanja untuk kebutuhan operasional dan kebutuhan gaji pegawai baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung sedangkan pembelanjaan infrastruktur dan pelayanan public prosentasinya lebih kecil, disamping itu pemanfaatan asset dan penggalian sumber daya alam juga masih belum maksimal sehingga kesejahteraan masyarakat terasa masih kurang optimal.
| Reference Key |
fuad2018akuntansimetode
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Khoirul Fuad |
| Journal | conference record - asilomar conference on signals, systems and computers |
| Year | 2018 |
| DOI |
10.29230/ad.v2i1.2008
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.