kajian pertumbuhan kappaphycus alvarezii hasil kultur jaringan pada perlakuan suhu yang berbeda
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
PopularRanked #21 of 27 articles by views in continuum
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Saat ini awal dan akhir periode budidaya rumput laut sudah tidak dapat dipastikan lagi karena mengalami pergeseran yang diduga akibat perubahan iklim global. Hal tersebut mengakibatkan gagal panen dan rendahnya rendemen karaginan. Salah satu cara untuk mengetahui dampak perubahan iklim terhadap budidaya rumput laut (Kappaphycus alvarezii) adalah dengan mengkaji parameter kualitas air yang mempengaruhi pertumbuhannya yaitu suhu. Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh temuan baru mengenai pengaruh suhu terhadap pertumbuhan rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Kappaphycus alvarezii yang diberi perlakuan suhu 200C, 250C, 300C, 350C dan 400C tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap rata-rata pertumbuhan hariannya.
Kata kunci: suhu, pertumbuhan, Kappaphycus alvarezii
| Reference Key |
arisandi2011jurnalkajian
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Apri Arisandi;M Marsoedi;Happy Nursyam;Aida Sartimbul |
| Journal | continuum |
| Year | 2011 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.