studi kasus tentang rasa percaya diri, faktor penyebabnya dan upaya memperbaiki dengan menggunakan konseling individual
Clicks: 6
ID: 197716
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
1.5
/100
6 views
5 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #14 of 14 articles by views in international security
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Pada hakekatnya manusia mempunyai rasa percaya diri, namun antara satu
dengan yang lain ada perbedaan yaitu ada yang memiliki rasa percaya diri rendah
dan ada yang rasa percaya dirinya tinggi.
Rasa percaya diri diperlukan dimana saja seseorang itu berada, karena itu
rasa percaya diri perlu dibangun dan dikembangkan secara positif dan objektif.
Siswa sebagai peserta didik yang berfungsi sebagai subjek maupun objek
pendidikan dituntut untuk dapat menyesuaikan diri terhadap perubahanperubahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengubah seorang siswa yang
mempunyai rasa percaya diri rendah menjadi memiliki percaya diri tinggi juga
untuk mengetahui seberapa banyak kontribusi layanan konseling dalam
menangani masalah pribadi siswa demi keberhasilan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran
dan jalan keluar langkah-langkah apa yang perlu diambil oleh pihak sekolah, agar
keberadaan konseling individu dapat memberikan kontribusi nyata terhadap
pengembangan dan peningkatan prestasi belajar siswa.
Lingkup penelitian adalah siswa SMK PGRI 3 Kediri. Untuk menetapkan
seorang siswa yang mengalami rasa percaya diri rendah dipergunakan kriteriakriteria
tertentu yaitu menunjukkan hasil belajar rendah, hasil yang dicapai tidak
sesuai dengan usaha yang dilakukan, sering melamun, menunjukkan perilaku
yang berlainan, menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar. Untuk
mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya rasa percaya diri yang dialami
siswa digunakan teknik wawancara, observasi, pencatatan dokumen pribadi untuk
faktor internal, sedangkan untuk faktor eksternal adalah lingkungan keluarga dan
masyarakat.
Penelitian ini berusaha untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi pada
saat penelitian. Fakta-fakta yang dimaksud adalah banyaknya, jenisnya, faktorfaktor
penyebab dan upaya penanggulangannya, utamanya menggunakan strategi
konseling individual. Fakta-fakta yang terungkap dideskripsikan dengan kata-kata
dan tindakan, bukan dengan angka-angka maka penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif.
| Reference Key |
triningtyas2016counsellia:studi
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Diana Ariswanti Triningtyas |
| Journal | international security |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.