pengaruh internet dalam pengembangan bahasa dan budaya di kalangan remaja kota padang
Clicks: 185
ID: 192913
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
185 views
48 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #4 of 4 articles by views in journal of policy analysis and management : [the journal of the association for public policy analysis and management]
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Penggunaan internet di kalangan remaja berpengaruh terhadap bahasa dan budayanya. Dia menggunakan internet untuk berbagai ranah kehidupan. Metode yang digunakan adalah metode simak. Pengambilan data dilakukan dengan penyimakan data bahasa yang dituturkan oleh remaja dan disesuaikan dengan data yang ditampilkan oleh internet. Hasilnya, yaitu banyaknya kosakata di bidang komputer dalam bahasa Inggris yang masuk ke dalam bahasa Indonesia, baik dalam bentuk pemungutan, penyesuaian atau adaptasi, dan pengambilan secara lansung atau adopsi. Bahkan, remaja ini lebih kenal istilah dalam bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia karena istilah dalam bidang komputer dan internet yang mereka gunakan masih dalam bahasa Inggris. Melalui internet, juga terbangun kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik karena meningkatnya budaya menulis atau mengetik, membaca, bercerita, dan mengekspos diri. Dengan adanya peningkatan budaya tadi, lahirlah bahasa-bahasa gaul di kalangan netizen atau remaja. Keberadaan internet ini juga membangun budaya, baik positif maupun negatif. Budaya positifnya adalah menulis atau mengetik, membaca, mencari informasi dengan secara cepat, belajar secara online, berkirim surat secara online, tes online, adanya situs pemerintahan secara online, berbelanja online, toko online, budaya pertemanan, mengekspos diri, dan sebagainya. Kemudian, ada juga budaya negatif, seperti budaya kriminal, menimbulkan kecanduan ketika bermain game, membuka video porno, membuka facebook orang, mengurangi produktivitas, merusak otak, sulit tidur, kurangnya berinteraksi dengan lingkungan, dan sebagainya.
| Reference Key |
lilimiwirdi2016arbitrerpengaruh
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Lilimiwirdi Lilimiwirdi;Nelfira Nelfira |
| Journal | journal of policy analysis and management : [the journal of the association for public policy analysis and management] |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.25077/ar.3.2.130-151.2016
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.