meningkatkan self-efficacy pada pembelajaran matematika melalui model kooperatif tipe team assisted individualization (tai) pada siswa kelas vii.a smp negeri 27 makassar
Clicks: 252
ID: 191852
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Star Article
30.0
/100
252 views
30 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
StarRanked #8 of 8 articles by views in pathology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atasdua siklus, dengan subyek penelitian siswa kelas VIIA SMP Negeri 27 Makassar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, angket, dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, teknik non tes dan teknik tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar matematika siswa pada saat pra tindakan ke siklus I mengalami peningkatan rata-rata dari 50% pada siklus I dan meningkat menjadi 75% pada siklus II. Untuk tes hasil belajar siswa pada siklus I, nilai rata-rata tes hasil belajar adalah 64,73 dari nilai ideal dengan nilai tertinggi 92 yang diperoleh 1 orang siswa dan nilai terendah 35 diperoleh 1 orang siswa dengan ketuntasan klasikal adalah 75%. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 80,50 dari nilai ideal dengan nilai tertinggi adalah 98 yang diperoleh oleh 2 orang siswa dengan nilai terendah adalah 56 yang diperoleh oleh seorang siswa dengan kriteria ketuntasan 87,5%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan belajar dan telah memenuhi kriteria ketuntasan klasikal. Peningkatan self-efficacy siswa pada hal ini dibuktikan oleh hasil angket siswa pada pra tindakan meningkat pada siklus I, dan pada siklus I berada pada kategori sedang dan tinggi kemudian meningkat menjadi kategori tinggi dan sangat tinggi pada siklus II. Secara umum rata-rata pelaksanaan aktivitas guru pada saat pra tindakan meningkat ke siklus I dan pada siklus I dari 3,2 meningkat menjadi 3,8 pada siklus II dengan kategori tinggi menjadi kategori sangat tinggi. Hasil respon siswa menunjukkan 75% siswa menyatakan senang dengan buku siswa yang dibagikan, 80 % siswa memberikan respon positif terhadap LKS, 82,5% siswa menyatakan senang dengan pembelajaran kooperatif tipe TAI.
| Reference Key |
m2013mapan:meningkatkan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Ramlan M Ramlan M |
| Journal | pathology |
| Year | 2013 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.