EFEKTIFITAS BERBAGAI DOSIS BIO-SLURRY SEBAGAI BUMBU KOMPOS TERHADAP WAKTU PEMBENTUKAN DAN KUALITAS KOMPOS DI DUSUN GADINGHARJO, DONOTIRTO, KRETEK, BANTUL
Clicks: 250
ID: 18893
2019
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Star Article
69.6
/100
250 views
175 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Sampah organik rumah tangga di Dusun Gadingharjo belum terolah dengan baik. Pemanfaatan yang dapat dilakukan pada sampah tersebut adalah dengan pengomposan. Salah satu bumbu kompos yang dapat digunakan untuk mempercepat waktu proses dan meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan adalah bio-slurry. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas bio-slurry tersebut dengan melakukan eksperimen menggunakan post test with control group design. Jumlah sampah rumah tangga yang diteliti sebanyak 75 kg yang diambil dengan teknik non random sampling. Lama waktu terbentuknya kompos dihitung dari awal pembuatan sampai kompos menjadi matang dengan kriteria: berwarna coklat kehitaman, berbau tanah, dan men- dekati suhu stabil lingkungan. Pengukuran unsur N, P, dan K dilakukan di laboratorium BBTKL Yogyakarta. Di kelompok kontrol, kompos terbentuk secara rata-rata dalam 34,7 hari, semen- tara di kelompok perlakuan perbandingan 1:1:2; 1:1:3; dan 1:1:4; secara berturut-turut kompos terbentuk dalam 25,3 hari, 27,3 hari, dan 29,7 hari. Hasil uji anava satu jalan menghasilkan nilai p < 0,001 yang berarti bahwa perbedaan tersebut signifikan. Rata-rata kadar N, P, dan K yang dihasilkan oleh kelompok kontrol masing-masing adalah: 1,0438 %, 0,1880 %, dan 1,4045 %. Sementara itu, di kelompok perlakuan 1:1:2 hasilnya adalah: N, 1,4639 %; P, 0,2699 %; dan K, 1,2320 %; kelompok perlakuan 1:1:3; N, 1,0465 %; P, 0,2707 %; dan K, 1,3154 %; serta di ke- lompok perlakuan 1:1:4; N, 0,8865 %; P, 0,2285 %; dan K, 1,2992 %. Dapat disimpulkan bah- wa bio-slurry dapat mempercepat waktu dan meningkatkan kualitas pengomposan, dimana pe- nambahan yang paling efektif adalah dengan menggunakan perbandingan 1:1:2.
| Reference Key |
novitamala2019efektifitassanitasi
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Novitamala, Catur Bunga;Suwerda, Bambang;Werdiningsih, Indah; |
| Journal | sanitasi: jurnal kesehatan lingkungan |
| Year | 2019 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.