analisis pengaruh tutupan lahan terhadap ketelitian aster gdem v2 dan dem srtm v4.1 (studi kasus: kota batu, kabupaten malang, jawa timur)

Clicks: 130
ID: 188645
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #7 of 7 articles by views in international journal of speleology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Data DEM (Digital Elevation Model) merupakan bentuk penyajian ketinggian permukaan bumi secara digital. DEM merupakan data yang banyak digunakan untuk data awal perencanaan regional, kota, pemetaan mitigasi bencana, dengan skala menengah dan kecil. Data DEM yang mudah didapat dan tanpa berbayar yaitu ASTER GDEM V2 dan DEM SRTM V4.1. Pada penelitian terdahulu [6][10], disimpulkan bahwa ASTER GDEM V2 kurang teliti dibandingkan DEM SRTM V4.1 pada tutupan lahan berupa vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hipotesa bahwa secara keseluruhan DEM SRTM V4.1 lebih teliti dibandingkan ASTER GDEM V2. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 20 titik sample pada 7 jenis tutupan lahan, yaitu hutan, lading/tegalan, perkebunan, semak/belukar, sawah, pemukiman, dan lahan kosong. Tutupan lahan diperoleh dari overlay tutupan lahan peta RBI dengan tutupan lahan hasil klasifikasi citra landsat 8. Sample tersebut berupa titik tinggi peta RBI dan data dari kontur RBI. Ketelitian ASTER GDEM V2 dan DEM SRTM V4.1 dihitung menggunakan RMSE dari selisih titik sample dari kedua DEM tersebut dengan data peta RBI sebagai referensi. Semakin kecil nilai RMSE, maka semakin teliti data DEM tersebut. Hasil dari penelitian ini yaitu ASTER GDEM V2 kurang teliti pada tutupan lahan vegetasi, tetapi lebih teliti pada tutupan lahan bukan vegetasi (pemukiman dan lahan kosong) dibandingkan dengan DEM SRTM V4.1. Nilai RMSE total DEM SRTM V4.1 (11,60 m) lebih kecil dari nilai RMSE total ASTER GDEM V2 (13, 41 m). Sehingga dapat disimpulkan bahwa DEM SRTM V4.1 lebih teliti dibandingkan ASTER GDEM V2.
Reference Key
usud2015geoidanalisis Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Asadul Usud;Bangun Muljo Sukojo
Journal international journal of speleology
Year 2015
DOI
10.12962/j24423998.v10i1.584
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.