faktor yang memengaruhi kadar nt-probnp pada anak dengan pjb pirau kiri ke kanan yang mengalami gagal jantung

Clicks: 55
ID: 187392
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #65 of 159 articles by views in medical mycology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Amino terminal pro-brain natriuretic peptide (NT-proBNP) merupakan neurohormon jantung yang dikeluarkan sebagai respon terhadap beban tekanan dan volume yang berlebihan pada gagal jantung. Secara teori, faktor yang memengaruhi kadar NT-proBNP di antaranya anemia, frekuensi ISPA sering, dan diameter defek besar. Tujuan. Membuktikan bahwa anemia, frekuensi ISPA sering, dan diameter defek besar sebagai faktor yang dapat memengaruhi kadar NT-proBNP pada anak dengan PJB pirau kiri ke kanan yang mengalami gagal jantung. Metode. Penelitian kasus kontrol, subjek 50 anak PJB pirau kiri ke kanan yang mengalami gagal jantung di RSUP dr. Kariadi, terdiri atas 25 anak dengan kadar NT-proBNP di atas cut off point sebagai kasus dan 25 anak di bawah cut off point sebagai kontrol. Kadar NT-proBNP dianalisis dengan metode ELISA, sedangkan uji Mann-Whitney untuk perbedaan kadar NT-proBNP masing-masing kelompok. Hasil. Kelompok kasus didapatkan rentang usia 2-91 bulan (median 25 bulan), 16 (53,3%) perempuan, 21 (84%) diameter defek besar, dan 19 (76%) malnutrisi. Pada kelompok kontrol didapatkan rentang usia 2-121 bulan (median 35 bulan), 17 (65,4%) perempuan, 13(52%) diameter defek besar, dan 14(56%) malnutrisi. Frekuensi ISPA sering dan diameter defek merupakan faktor risiko peningkatan kadar NT-proBNP (OR=3,43; p=0,041; IK95%: 1,26-11,47) dan (OR=4,846; p=0,015; IK95%: 1,287-18,25). Anemia bukan merupakan faktor risiko (OR=1,0; p=1,00; IK95%:0,25-3,99). Kesimpulan. Frekuensi ISPA sering dan diameter defek besar merupakan faktor risiko peningkatan kadar NT-proBNP pada anak dengan PJB pirau kiri ke kanan yang mengalami gagal jantung, sedangkan anemia bukan merupakan suatu faktor risiko.
Reference Key
widyanto2016sarifaktor Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Domiko Widyanto;Agus Priyatno;Moedrik Tamam
Journal medical mycology
Year 2016
DOI
10.14238/sp17.3.2015.216-21
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.