situasi nyamuk aedes aegypti dan pengendaliannya di daerah endemis demam berdarah dengue di kota salatiga
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
SteadyRanked #30 of 70 articles by views in scientia marina
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Di Kota Salatiga Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah di masyarakat dan penyebaran semakin meluas dari tahun ke tahun sesuai dengan perubahan lingkungan yang semakin padat penduduk. Pada tahun 2006 telah dilakukan pengamatan vektor DBD dengan cara penangkapan dan pembedahan. Hasil yang diperoleh dari daerah penelitian tersebut menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti masih potensial menularkan virus DBD, dan larva banyak ditemukan pada bak mandi antara 93,6-100%. Alternatif pengendalian selain peningkatan pembersihan tempat perindukan nyamuk dan penyemprotan rumah dengan insektisida dapat pula dilakukan penebaran ikan cethul (Pocellia reticulata) pada bak penampungan air dengan takaran 2 ekor/m3 air.
Kata kunci: kepadatan Aedes aegypti, pengendalian
| Reference Key |
boesri2012mediasituasi
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Hasan Boesri;Damar Tri Boewono |
| Journal | scientia marina |
| Year | 2012 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.