analisis kekeringan kabupaten bulukumba dengan menggunakan metode thornthwaite
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
SteadyRanked #11 of 22 articles by views in social work education
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kekeringan di wilayah Kabupaten Bulukumba Propinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah metode Thornthwaite dengan pendekatan neraca air dan indeks kekeringan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang meliputi data karakteristik iklim selama 10 tahun terakhir (2004-2014). Hasil kajian menunjukkan bahwa Indeks kekeringan di Kabupaten Bulukumba didominasi oleh tingkat kekeringan sedang (16.7-33.3%) dengan rerata adalah 20.71%. namun demikian, terdapat pula kawasan yang mempunyai rerata indeks kekeringan yang cukup tinggi yaitu 47.60% (kekurangan air berat) terjadi di Stasiun Padang Loang. Sementara itu, rerata nilai indeks kekeringan terendah adalah 14.02% (kekurangan air ringan atau tanpa kekurangan air) diperoleh di Stasiun Sangkala. Oleh karena itu, perlu pengelolaan air yang baik sehingga kebutuhan air terutama untuk keperluan domestik dan pertanian terpenuhi dengan baik.
| Reference Key |
maru2016scientificanalisis
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Rosmini Maru |
| Journal | social work education |
| Year | 2016 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.