terapi diet pada autisme

Clicks: 62
ID: 184714
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #66 of 171 articles by views in medical mycology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 171 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Autisme merupakan suatu jenis gangguan perkembangan anak yang kompleks dan berat, yang tampak sebelum usia 3 tahun. Insiden kelainan ini akhir - akhir ini meningkat. Penyebab pasti belum diketahui, diduga multifaktor. Terungkap adanya hubungan antara gangguan pencernaan dan gejala autisme. Sekitar 60% penyandang autisme mempunyai sistem pencernaan yang tidak sempurna. Beberapa waktu yang lalu autisme dikatakan merupakan penyakit yang tidak dapat “disembuhkan”, tetapi saat ini ada beberapa kasus mengalami perbaikan dramatis dengan melakukan terapi diet bebas kasein dan glutein.
Reference Key
ginting2016sariterapi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Sri Alemina Ginting;Ani Ariani;Tiangsa Sembiring
Journal medical mycology
Year 2016
DOI
10.14238/sp6.1.2004.47-51
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.