the effect of medium on endophytic fungus ip-2 growth and production of its active inhibitor heme polymerization metabolite
Clicks: 109
ID: 184610
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
30.0
/100
109 views
13 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #25 of 25 articles by views in clinical microbiology reviews
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Fungi endofit IP-2 adalah fungi endofit yang diisolasi dari tanaman Artemisia annua L. Fungi ini diketahui mempunyai aktivitas sebagai inhibitor polimerisasi hem. Dalam penelitian ini akan diteliti mengenai media yang sesuai untuk pertumbuhan maupun pembentukan metabolit aktifnya serta menentukan waktu yang sesuai untuk pemanenan metabolit aktifnya. Fungi endofit difermentasi dalam 4 jenis media selama 14 hari. Setiap hari dilakukan pengambilan sampel yang akan digunakan untuk mengetahui bobot sel keringnya yang selanjutnya digunakan untuk analisis pertumbuhannya serta digunakan untuk uji aktivitas inhibitor polimerisasi. Uji dilakukan dengan menggunakan metoda yang dikembangkan oleh Bassilico dkk (1998). Data bobot sel kering dan prosentase penghambatan inbihitor polimerisasi dianalisis sehingga diperoleh kurva pertumbuhan dan kurva produksi metabolitnya yang akan digunakan untuk menentukan waktu yang tepat untuk memanen metabolit aktifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam media PDB fungi endofit IP-2 menunjukkan pertumbuhan yang paling baik dan mampu menghasilkan metabolit aktif paling tinggi dibandingkan 3 media lainnya. Dalam media PDB, pada hari ke-7 terlihat jumlah metabolit aktif yang dihasilkan paling banyak sehingga waktu panen metabolit yang tepat adalah pada hari ke-7.
| Reference Key |
purwantini2015majalahthe
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Indah Purwantini;Wahyono Wahyono;Mustofa Mustofa;Ratna Asmah Susidarti |
| Journal | clinical microbiology reviews |
| Year | 2015 |
| DOI |
10.22146/tradmedj.7753
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.