manajemen madrasah dalam perspektif islam
Clicks: 83
ID: 178464
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
2.4
/100
8 views
8 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Jika manajemen merupakan proses, maka organisasi sebagai kerangka, struktur atau wadah orang-orang yang melakukan kerja sama. Dengan demikian, manajemen merupakan langkah mencapai tujuan melalui potensi orang lain yang wadahi dalam organisasi. Oleh karenanya, jelas bahwa hubungan antara manajemen dan organisasi ibarat dua sisi mata uang. Terdapat empat landasan untuk mengembangkan manajemen menurut pandangan Islam, yaitu: 1) kebenaran, 2) kejujuran, 3) keterbukaan, dan 4) keahlian.
Lembaga pendidikan Islam mulai bersemi di Indonesia sebelum kemerdekaan pada awal abad 20 Masehi dengan berdirinya madrasah islamiyah yang bersifat formal. Sungguh pun madrasah sudah berjalan dalam rentang waktu lama dan mempunyai sejarah panjang, tetapi dirasakan pendidikan Islam masih tersisih dari sistem Pendidikan Nasional sampai dengan dikeluarkan SKB 3 Menteri pada tahun 1975 yang mengapresiasi kehendak sebagian besar masyarakat agar pendidikan Islam mendapat pengakuan negara.
Oleh karena itu, kelola lembaga pendidikan Islam itu yang berbasis manajemen merupakan yang sudah tidak di tawar lagi. Nyatanya, prinsip-prinsip pendidikan dalam Islam secara normatif sama sekali tidak bertabrakan konsep manajemen.
| Reference Key |
madarik2016modeling:manajemen
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Muhammad Madarik |
| Journal | review of law and economics |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.2345/modeling.v3i2.2569
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.