perempuan dan kesetaraan di dalam keluarga
Clicks: 88
ID: 177941
2004
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Star Article
26.1
/100
88 views
15 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
StarRanked #1,239 of 1,308 articles by views in Advances in Intelligent Systems and Computing
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 1,308 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Kartini merintis pendidikan untuk perempuan, dengan maksud agar para perempuan yang pada gilirannya nanti menjadi ibu, dapat mendidik putra-putrinya dengan baik, di samping itu agar perempuan dapat mendudukan dirinya setara dengan pria. Upaya untuk mendapatkan kedudukan yang setara tidak mudah, karena bukan hanya pria yang tidak menginginkan perempuan setara dengan pria, tetapi sebagian produk hukum pun tidak berpihak kepada perempuan. Perempuan untuk mendapatkan kedudukan yang setara harus berjuang dengan daya upaya sendiri, bahkan menyelesaikan masalahnya sendiri. Untuk itu perempuan harus berupaya memberdayakan dirinya agar menjadi mandiri dan tidak hidup dalam ketergantungan di bidang apa pun juga.
| Reference Key |
supriadi2004mimbar:perempuan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Wila Chandrawila Supriadi |
| Journal | Advances in Intelligent Systems and Computing |
| Year | 2004 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.