gambaran klinis dan laboratoris diabetes mellitus tipe-1 pada anak saat pertama kali datang ke bagian ika-rscm jakarta
Clicks: 62
ID: 176235
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Steady Performance
18.3
/100
62 views
4 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
SteadyRanked #63 of 159 articles by views in medical mycology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Diabetes Mellitus tipe-1 merupakan salah satu penyakit kronis yang sampai saat ini
belum dapat disembuhkan. Walaupun demikian, berkat kemajuan teknologi kedokteran
kualitas hidup pasien DM tipe-1 dapat terpelihara. Sebagian besar kasus DM pada anak
termasuk di dalam DM tipe-1, namun sedikit sekali tulisan di Indonesia mengenai
karakteristik klinis dan laboratorium DM tipe-1. Hal ini mengakibatkan banyak tenaga
medis yang tidak mengetahuinya sehingga sering sekali salah dalam mendiagnosis pasien
DM tipe-1. Pasien DM tipe-1 sebagian besar mempunyai riwayat perjalanan klinis,
dengan poliuria, polidipsia, polifagia, dan berat badan yang cepat menurun. Untuk
mengurangi keterlambatan diagnosis maka kewaspadaan terhadap DM tipe-1 merupakan
kata kunci. Telah dilakukan penelitian deskriptif retrospektif pada semua pasien DM
tipe-1 yang berobat ke Bagian IKA-RSCM antara tahun 1989-1999. Seluruh subyek
penelitian diambil dari catatan medis dan didapat 41 kasus dengan DM tipe-1 dengan
sebagian besar anak perempuan. Usia terbanyak saat datang pertama kali ke Bagian
IKA-RSCM pada usia 5-10 tahun (56%). Dari 41 kasus DM tipe-1, hanya 31% yang
mempunyai keturunan keluarga DM. Saat datang ke Bagian IKA-RSCM 66% dengan
katoasidasis diabetik, 71% menderita gizi kurang dan seluruh pasien datang dengan
keluhan poliuria, polidipsia, polifagia dan adanya penurunan berat badan yang progresif.
Gangguan kesadaran juga menyertai pasien dengan KAD. Kadar gula darah pasien DM
tipe-1 terbanyak antara 300-500 mg/dl (51%). Semua pasien pada saat awal diagnosis
kadar HbA1c di atas normal dan C-peptida di bawah normal.
| Reference Key |
pulungan2016sarigambaran
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Aman B Pulungan;Riza Mansyoer;Jose RL Batubara;Bambang Tridjaja AAP |
| Journal | medical mycology |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.14238/sp4.1.2002.26-30
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.