hubungan kadar feritin dan ion kalsium serum pada penyandang thalassemia mayor anak yang mendapat transfusi berulang

Clicks: 142
ID: 169419
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #32 of 166 articles by views in medical mycology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 166 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Kadar feritin tinggi akibat transfusi berulang menyebabkan kerusakan calcium sensing receptor pada sel paratiroid dan kerusakan sel hati. Terjadi kegagalan stimulasi sekresi hormon paratiroid dan pembentukan 25(OH)D3 sehingga absorbsi kalsium terhambat, terjadi hipokalsemia. Tujuan. Menentukan hubungan feritin dengan ion kalsium serum dilakukan pemeriksaan feritin dan ion kalsium serum. Metode. Penelitian potong lintang dilaksanakan dari Mei–Juni 2013, 40 penyandang thalassemia usia 5–14 tahun yang mendapat transfusi berulang dilibatkan. Metode ECLIA (electrochemiluminescent immunoassay) digunakan untuk pemeriksaan kadar feritin serum dan ISE (ion selective electrode) untuk kadar ion kalsium serum. Perbandingan ditentukan dengan uji Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis dan analisis faktor risiko dengan uji regresi logistik multipel. Hasil. Didapat 40 subjek, 32 subjek menderita malnutrisi ringan dan 4 subjek mengalami anemia gravis. Duapuluh dua subjek mengalami hipokalsemi. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan kadar feritin serum memiliki hubungan bermakna dengan hipokalsemia (p<0,001, rasio odd 76,5). Faktor usia onset transfusi, penggunaan kelasi, dan frekuensi transfusi tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian hipokalsemia. Kesimpulan. Kadar feritin serum berhubungan dengan hipokalsemia pada penyandang thalassemia mayor anak yang mendapat transfusi berulang.
Reference Key
amelia2016sarihubungan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Mercy Amelia;Dida Akhmad Gurnida;Lelani Reniarti
Journal medical mycology
Year 2016
DOI
10.14238/sp16.1.2014.1-4
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.