studi kualitas bakteriologis air sumur gali pada kawasan permukiman menggunakan biosensor tecta tm b16 (studi kasus: dusun blimbingsari dan dusun wonorejo, kabupaten sleman yogyakarta)

Clicks: 290
ID: 168235
2015
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #3 of 28 articles by views in arış dergisi

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih bagi masyarakat di pedesaan dan perkotaa. Sumur gali harus ditunjang dengan konstruksi sumur yang baik dan jarak lokasi sumur dengan sumber pencemar yang sesuai dengan yang dipersyaratkan, serta tindakan masyarakat dalam menggunakan sumur gali yang tepat, agar air sumur gali terbebas dari pencemaran, dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas bakteriologis air sumur gali pada kawasan permukiman dengan tingkat kepadatan tinggi, yaitu Dusun Blimbingsari; dan kawasan permukiman dengan tingkat kepadatan rendah, yaitu Desa Hargobinangun; serta mengetahui gambaran kondisi fisik sumur gali dan pengguna sumur gali terhadap kandungan Escherichia coli.Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, yaitu pada 8 (titik) sumur gali. Pengamatan kondisi fisik sumur gali menggunakan checklist sebagai instrumen penelitian, sedangkan perilaku pengguna sumur gali menggunakan kuesioner. Pengujian kualitas bakteriologis air sumur gali dilakukan dengan menggunakan Biosensor TECTA TM B16. Biosensor TECTA TM B16 merupakan alat pengukuran kualitas air untuk mendeteksi dan mengetahui konsentrasi Escherichia coli dengan metode Colony Forming Units (CFU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Escherichia coli bervariasi antara 0 CFU/100 ml sampai 1.049 CFU/100 ml. Berdasarkan hasil analisa, pada Dusun Blimbingsari terdapat hubungan yang positif antara konstruksi sumur gali dan tindakan penggunanya terhadap kualitas bakteriologis air sumur gali. Sementara itu pada Dusun Wonorejo terjadi hal yang sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, anatara lain tingkat kepadatan penduduk yang berbeda. Untuk itu perlu adanya perhatian dari masyarakat dalam membuat sumur gali yang aman dan baik, serta memerhatikan tindakannya dalam menggunakan sumur gali agar diperoleh kualitas air yang memenuhi syarat kesehatan. Kata Kunci : Sumur Gali, Biosensor TECTA TM B16, Escherichia coli, Total Coliform
Reference Key
ramadita2015jurnalstudi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Fadilah Ramadita;Noveriza Agrista Risky;Luqman Hakim;Ilya Fadjar Mahardika
Journal arış dergisi
Year 2015
DOI
10.20885/jstl.vol6.iss1.art4
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.