pengaruh gas cooler dan filter pada proses gasifikasi biomassa cangkang biji karet menggunakan downdraf gasifer
Clicks: 16
ID: 168044
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
2.4
/100
16 views
0 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #12 of 13 articles by views in jurnal teknologi dan sistem informasi
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Karet merupakan salah satu komoditas penting di indonesia maupun lingkup internasional. Dari perkebunan karet akan menghasilkan cangkang serta biji karet yang sangat banyak. Untuk para petani, biji karet sebagian hanya dijadikan bibit dan sebagian lain di buang sedangkan cangkang dari biji karet tersebut dianggap sebagai limbah oleh sebagian petani. Dari berbagai upaya cara penaggulangan limbah ini dapat dijadikan sebagai bahan bakar untuk gasifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gas cooler dan filter terhadap suhu gas yang keluar dari burner dan untuk mengetahui pengaruh penambahan gas cooler dan filter terhadap lama waktu gas produktif yang keluar. Penelitian ini menggunakan variasi rangkaian A1 (reaktor, cyclone, dan burner), A2 (reaktor, cyclone, gas cooler dan burner) dan A3 (reaktor, cyclone, gas cooler, filter dan burner) dan penelitian dilakukan di desa Tanjung Intan, Kec. Purbolinggo, Kab.Lampung timur. Hasil penelitian ini menyebabkan temperatur syngas di burner turun sebesar 180C setelah ditambahkan gas cooler dan turun 240C setelah ditambahkan gas cooler dan filter. Lama syngas yang keluar bertambah 15 detik seteleh ditambahkan gas cooler dan bertambah lama 51 detik dengan pemasangan gas cooler dan filter. Penurunan temperatur syngas berdampak pada kualitas api yang semakin membaik, dimana suhu sebelum menggunakan gas cooler adalah 2530C sedangkan setelah penambahan gas cooler dan filter suhu api menjadi 3630C.
| Reference Key |
muarif2016turbo:pengaruh
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Bahtiar Muarif;Dwi Irawan |
| Journal | jurnal teknologi dan sistem informasi |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.24127/trb.v4i2.69
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.