pengaruh suplementasi seng dan probiotik terhadap kejadian diare berulang
Clicks: 19
ID: 167521
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
5.4
/100
19 views
8 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #80 of 159 articles by views in medical mycology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Angka kesakitan diare pada balita di negara berkembang masih tinggi. Pada beberapa
penelitian terbukti efek seng dan probiotik masing masing dalam mencegah diare dapat menurunkan
angka kejadian. Namun pemberian secara bersamaan belum banyak diketahui.
Tujuan.Membuktikan pengaruh suplementasi seng dan probiotik secara bersamaan pasca perawatan
diare akut pada anak terhadap kejadian diare berulang.
Metode. Penelitian kohort prospektif lanjutan Studi I “Pengaruh suplementasi seng dan probiotik terhadap
durasi diare akut cair anak”, selama 3 bulan. Subjek adalah 75 anak usia 6-24 bulan pasca rawat diare akut
cair di RS Dr. Kariadi Semarang. Pengelompokkan dilakukan secara acak menjadi 4 kelompok, kelompok
I hanya mendapat terapi baku tanpa suplementasi, kelompok II mendapat suplementasi seng, kelompok III
diberikan suplementasi probiotik, dan kelompok IV kombinasi seng-probiotik. Setiap kelompok mendapat
terapi baku, rehidrasi, dan dietetik. Uji statistik menggunakan analisis kesintasan untuk mengetahui kejadian
diare berulang, uji Kruskal Wallis untuk perbedaan frekuensi dan lama diare.
Hasil. Kelompok suplementasi seng- probiotik bersamaan memiliki rerata survivaldiare berulang terlama
yaitu 10,94 minggu (CI 95% 9,24 -12,65), dibanding kelompok lainnya, meskipun secara statistik tidak
berbeda bermakna (p=0,892). Frekuensi maupun lama diare berulang keempat kelompok pada bulan
pertama, kedua dan ketiga pasca suplementasi secara statistik tidak berbeda bermakna.
Kesimpulan. Pemberian suplementasi seng- probiotik bersamaan berpengaruh dalam memberikan rerata
perlindungan terhadap terjadinya diare berulang lebih lama. Tidak terdapat perbedaan bermakna dalam
rerata survivaldiare berulang, lama dan frekuensi diare berulang di antara keempat kelompok.
| Reference Key |
purnamasari2016saripengaruh
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Hani Purnamasari;Budi Santosa;Niken Puruhita |
| Journal | medical mycology |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.14238/sp13.2.2011.96-104
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.