implementasi zigbee transceiver untuk akuisisi data sensor inersia pada wireless body area network (wban)

Clicks: 263
ID: 167231
2017
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Steady

Ranked #2 of 14 articles by views in cism international centre for mechanical sciences, courses and lectures

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Laju pertambahan  jumlah penduduk yang membutuhkan layanan kesehatan di Indonesia tidak berbanding lurus dengan penambahan jumlah fasilitas kesehatan yang ada. Salah satu solusi alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan teknologi  Wireless Body Area Network  (WBAN)  sebagai alat bantu layanan  kesehatan.  WBAN  adalah suatu sistem terpadu yang  terdiri atas sekelompok modul sensor yang terdistribusi dan terhubung secara nirkabel pada suatu topologi jaringan  tertentu dan berfungsi untuk mengekstrak dan berbagi informasi untuk diolah sesuai bidang aplikasinya.  Salah satu aplikasi WBAN adalah untuk  analisis gait atau metode untuk mempelajari pola berjalan manusia.  Untuk melakukan proses  analisis gait secara optimal dibutuhkan instrumen sensor  inersia  yang terpasang pada tubuh pasien yang merekam data gait dari pasien. Data dari pasien lalu dikirimkan melalui protokol komunikasi nirkabel ZigBee ke  network  coordinator  yang  berfungsi sebagai pengumpul data.  Jaringan  memiliki  topologi dalam bentuk  star dengan data rate  dari sensor  sebesar  50 Hz.  Data dari  network coordinator  kemudian dibaca pada  PC yang  telah dilengkapi perangkat lunak pengolah data untuk diolah  lebih lanjut.  Sistem diuji pada ruangan koridor sejauh 4 meter dengan nilai RSSI atau kuat sinyal bernilai paling kecil sebesar -64 dBm. Dalam hal konsumsi daya, sensor node dapat digunakan secara berkelanjutan dalam jangka waktu 2 jam 25 menit
Reference Key
sani2017jurnalimplementasi Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Muhammad Ikhsan Sani
Journal cism international centre for mechanical sciences, courses and lectures
Year 2017
DOI
10.20895/infotel.v9i1.154
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.