menciptakan high level of play dalam rencana pembelajaran anak usia dini
Clicks: 68
ID: 151980
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
20.1
/100
68 views
9 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #29 of 39 articles by views in belleten
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Bermain adalah filosofi dasar pembelajaran anak usia dini di Indonesia. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mememeriksa dan menganalisa secara teoritis rancangan pembelajaran yang dapat mendukung implementasi prinsip bermain level tinggi atau high level of play dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tersebut. Setiap pembelajaran AUD hendaknya dapat mengintegrasikan high level of play ke dalamnya karena studi dan penelitian yang ada menyatakan bahwa hal tersebut dapat mengembangkan semua aspek perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini melibatkan sepuluh kelompok partisipan dan masing-masing kelompok merancang sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH). Dokumen RPPH disusun mengacu pada kurikulum 2013 PAUD dan kesepuluh kelompok mengembangkan sistem pembelajaran berbasis sentra. Dokumen RPPH yang mereka rancang kemudian mereka presentasikan dalam bentuk simulasi penataan lingkungan belajar. Dokumen RPPH, diskusi dan wawancara partisipan, serta observasi hasil penataan lingkungan belajar menjadi sumber data utama penelitian deskriptif kualitatif ini. Hasil penelitian menemukan bahwa setidaknya ada tiga faktor penting yang berperan dalam perencanaan pembelajaran yang dapat menginisiasi high level of play. Ketiga faktor tersebut adalah material, penataan material, dan guru. Selanjutnya, salah satu keterbatasan penelitian ini adalah bahwa rancangan RPPH yang disusun tidak dilanjutkan hingga tahap implementasi di kelas AUD. Penelian selanjutnya disarankan untuk melihat analisa teoritis hasil wawancara dan diskusi apakah benar perencanaan pembelajaran yang dihasilkan mampu menginisiasi high level of play pada pembelajaran anak usia dini.
| Reference Key |
rahardjo2016scholaria:menciptakan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Maria Melita Rahardjo |
| Journal | belleten |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.24246/j.scholaria.2016.v6.i3.p206-216
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.