pendugaan laju erosi tanaman serai wangi (cymbopogon nardus l.) pada lahan pasca tambang
Clicks: 144
ID: 150057
2020
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Star Article
30.0
/100
144 views
31 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Kegiatan manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam, termasuk dalam kegiatan batubara tanpa disertai tindakan konservasi akan menimbulkan kerusakan lingkungan antara lain adanya bahaya erosi. Salah satu dampak dari erosi adalah menurunnya produktivitas tanah, sehingga perlu tindak lanjut berupa rehabilitasi hutan dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menduga laju erosi pada lahan pasca tambang PT Berau Coal yang ditanami serai wangi. Metode lapangan dilaksanakan melalui survei dan observasi untuk mengetahui panjang lereng dan kemiringan lereng. Penentuan titik sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik stratified sampling. Titik sampling yaitu seluruh lahan revegetasi yang menanam serai wangi terdapat 6 titik sampling. Parameter yang diamati meliputi sifat tanah, prediksi erosi yang terjadi,faktor erosivitas, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, faktor tanaman dan konservasi lahan, erosi yang ditoleransi, dan tingkat bahaya erosi. Hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai dugaan laju erosi dengan menggunakan metode USLE pada lokasi penelitian yang ditanami tanaman seraiwangi memiliki potensi erosi yang cukup besar berkisar dari kemiringan 12% sebesar 891,98 ton/ha/th pada lokasi Pit D2 SW D sedangkan erosi tanah tertinggi pada lokasi penelitian Pit H4 SW L pada kemiringan 30% sebesar 3060,10 ton/ha/th.
| Reference Key |
yanti2020jurnalpendugaan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Devi Fitri Yanti;Irdika Mansur ;Omo Rusdiana;Hifzil Kirmi |
| Journal | jurnal teknik pertanian lampung |
| Year | 2020 |
| DOI |
10.23960/jtep-l.v9.i1.55-62
|
| URL | |
| Keywords | Keywords not found |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.