efek diuretik desmodium triquetrum (l) dc (daun duduk) pada hewan coba
Article Quality & Performance Metrics
Readership in this journal
PopularRanked #26 of 70 articles by views in scientia marina
Bar heights use a square-root scale.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
Abstract
Secara empiris Desmodium triquetrum (L) DC (Daun duduk) digunakan sebagai pelancar air seni (diuretik). Untuk mendukung pemakaian empiris maka dilakukan penelitian efek diuretik pada tikus putih. Penelitian dilakukan dalam bentuk ekstrak dengan dosis 3,1 mg; 9,3 mg dan 31 mg/100 gram bobot badan. Sebagai blangko digunakan akuades 1ml/100 g bobot badan dan sebagai pembanding efek diuretik HCT dosis 0,16 mg/100 gram bobot badan. Perlakuan diberikan secara oral. Penelitian efek diuretik dilakukan menurut cara Lipschitz. Diuretik selain meningkatkan volume air, juga meningkatkan ekskresi Na dan K. Untuk mengukur kadar Na dan K dalam urine digunakan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun duduk dosis 31 mg/100 g bobot badan mempunyai efek diuretik paling kuat dibandingkan dengan kontrol akuades, sedang kadar Na dan K dalam urine tidak berbeda dengan kadar Na dan K dalam urine tikus pembanding HCT dosis 0,16 mg/100 gram bobot badan.
Kata Kunci : Diuretik; Desmodium triquetrum (L) DC; Daun duduk
| Reference Key |
sa'roni2012mediaefek
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Sa'roni Sa'roni;Sediarso Sediarso;Yuyu Nur Azizah |
| Journal | scientia marina |
| Year | 2012 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.