tumbuhan air lahan basah sebagai agen fitoremediasi dan kemampuannya menurunan polusi limbah cair

Clicks: 236
ID: 140829
2010
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Star

Ranked #3 of 7 articles by views in alzheimer's & dementia (amsterdam, netherlands)

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
ABSTRAK Limbah cair merupakan kombinasi cairan dan partikal padat tersuspensi yang dibuang ke lingkungan dari berbagai fasilitas seperti pemukiman, perdagangan, perkantoran, rumah makan, industri, rumah sakit yang biasanya mengandung bahanbahan yang dapat membahayakan kehidupan manusia, serta menggangu kelestarian lingkungan hidup. Pengolahan limbah cair dari berbagai sumber secara alami dapat terjadi pada wilayah lahana basah yang banyak terdapat tumbuhan air, proses pengolahan limbah dengan menggunakan tumbuhan air ini disebut fitoremediasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 4 jenis tumbuhan air dan 3 jenis kombinasi tumbuhan dengan menggunakan media yaitu aluvial dan zeolit. Pengamatan dilakukan secara periodik 10, 20, dan 30 hari terhadap bahan pencemar. Kombinasi perlakuan media penyaring tanah aluvialzeolit dengan tumbuhan air wlingenkiapu merupakan kombinasi perlakuan yang terbaik mengurangi kadar bahan pencemar,dengan nilai keefektivan berkisar antara 7298.82%.
Reference Key
syafrani2010jurnaltumbuhan Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;SYAFRANI SYAFRANI
Journal alzheimer's & dementia (amsterdam, netherlands)
Year 2010
DOI
DOI not found
URL
Keywords

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.