hubungan kadar vitamin c plasma dengan serangan asma pada anak
Clicks: 168
ID: 136470
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This
article has not been analysed, so there is no overall score —
reader engagement is measured and shown alongside.
Reader Engagement
Popular Article
30.0
/100
168 views
32 readers
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
PopularRanked #26 of 159 articles by views in medical mycology
Most read
Least read
Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.
Mint this article as an NFT
Not yet mintedCreate a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.
5
SUSD
one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Banyak faktor yang dapat memicu serangan asma. Perhatian terhadap peran nutrisi antioksidan serta stres oksidatif pada kejadian asma beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat. Beberapa penelitian melaporkan bahwa kadar vitamin C plasma yang rendah merupakan faktor risiko serangan asma, meskipun masih kontroversial. Belum ada penelitian mengenai vitamin C plasma dan asma di Indonesia.
Tujuan. Menilai apakah kadar vitamin C plasma rendah merupakan faktor risiko serangan asma pada anak, dengan cara membandingkan kadar vitamin C plasma anak asma dalam serangan dan anak asma tidak dalam serangan.
Metode. Desain penelitian ini adalah penelitian kasus kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif. Subyek adalah semua anak yang terdiagnosis asma dalam serangan dan tidak dalam serangan di RSUPDR. Sardjito Yogyakarta sejak April 2012 sampai dengan Agustus 2013. Subyek dibagi menjadi dua kelompok, 39 anak kelompok asma tidak dalam serangan dan 39 anak kelompok asma dalam serangan. Kadar vitamin C plasma diperiksa dengan metode kuantitatif spektofotometer.
Hasil. Karakteristik subyek, antara lain umur, jenis kelamin, riwayat kontak hewan peliharaan, riwayat kontak tungau debu rumah, perokok pasif, alergi makanan, infeksi saluran pernapasan, kadar vitamin C plasma. Analisis bivariat dilakukan dengan uji kemaknaan (nilai p<0,05), dan rasio Odds. Kadar vitamin C plasma kelompok asma dalam serangan dan tidak dalam serangan tidak berbeda bermakna dengan nilai p=0,77 dan rasio Odds 1,18 (IK95%: 0,32;3,64). Infeksi pernapasan merupakan faktor risiko serangan asma yang bermakna dengan nilai p=0,006 dan rasio Odds 3,6 (IK 95% 1,41;9,19).
| Reference Key |
aruf2016sarihubungan
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | ;Azwar Aruf;Roni Naning;Mei Neni Sitaresmi |
| Journal | medical mycology |
| Year | 2016 |
| DOI |
10.14238/sp16.2.2014.91-6
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.