kejadian dan tata laksana mukositis pada pasien keganasan di rsup dr. sardjito, yogyakarta

Clicks: 103
ID: 133994
2016
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Popular

Ranked #43 of 159 articles by views in medical mycology

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale. Only the 120 most-read articles are drawn; the journal has 159 in total.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Latar belakang. Salah satu penyakit keganasan yang banyak diderita pada anak adalah leukemia, mencapai 30%-40% dari seluruh penyakit keganasan. Kemoterapi yang diberikan pada pasien leukemia dapat merusak sel-sel yang mempunyai aktivitas proliferasi berlebih, seperti sumsum tulang dan sel epitel mukosa mulut sehingga menyebabkan depresi sumsum tulang dan mukositis. Prevalensi mukositis yang terjadi pada pasien keganasan sekitar 30% - 39%. Tujuan. Mengetahui apakah pengobatan mukositis yang telah diberikan di INSKA RSUP dr. Sardjito Yogyakarta cukup efektif serta untuk memberikan rekomendasi tata laksana mukositis berdasarkan bukti ilmiah. Metode. Data mukositis diambil secara cross-sectional dengan observasi pada pasien keganasan yang mendapat kemoterapi di INSKA RSUP dr. Sardjito dan sudah mendapatkan perawatan nistatin drop dan triamsinolon orabase. Observasi dilakukan selama enam hari sejak tanggal 14 sampai dengan 20 juni 2007. Hasil. Dari 33 pasien keganasan yang diamati dijumpai 10 anak (30,3%) menderita mukositis dan 4 anak (12,12%) menderita kandidiasis. Kesimpulan. Perawatan mukositis dengan pemberian Candistin drop dan kenalog oral base pada pasien keganasan di INSKA RS dr. Sardjito belum dapat disimpulkan efektivitasnya karena waktu pengamatan yang singkat. Penelitian akan dilanjutkan dengan pengamatan secara longitudinal dan dilakukan perawatan mukositis sesuai protokol perawatan gigi dan mulut sebelum, selama dan sesudah kemoterapi.
Reference Key
mulatsih2016sarikejadian Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Sri Mulatsih;Sri Astuti;Yuliani Purwantika;Julie Christine
Journal medical mycology
Year 2016
DOI
10.14238/sp10.4.2008.230-5
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.