faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di rsud arifin achmad pekanbaru tahun 2008-2010

Clicks: 222
ID: 130417
2013
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Not rated
Combines reader engagement with the AI quality analysis. This article has not been analysed, so there is no overall score — reader engagement is measured and shown alongside.
AI Quality Assessment
Not analyzed
Readership in this journal
Star

Ranked #10 of 14 articles by views in medicines (basel, switzerland)

Most read Least read

Bar heights use a square-root scale.

Mint this article as an NFT
Not yet minted

Create a permanent, verifiable on-chain record of this article on the Scimatic Network. The NFT is held in your Journament account, and you can withdraw it to your own wallet at any time.

5 SUSD one-off · no wallet required
Abstract
Kanker serviks adalah tumor ganas primer yang berasal dari sel epitel skuamosa serviks atau leher rahim. Penyebab tersering kanker  serviks adalah infeksi virus HPV(Human Papiloma Virus), beberapa faktor yang diduga meningkatkan kejadian kanker serviks yaitu faktor sosiodemografis yang meliputi usia, status sosial ekonomi, dan faktor aktifitas seksual yang meliputi usia pertama kali melakukan hubungan seks, pasangan seks yang berganti-ganti, paritas, kurang menjaga kebersihan genital, merokok, riwayat penyakit kelamin, trauma kronis pada serviks, serta penggunaan kontrasepsi hormonal. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian kanker serviks di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau Tahun 2008-2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah kasus kontrol (case control study). Kasus yaitu wanita penderita kanker serviks yang dirawat di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau, dan kontrol yaitu Wanita bukan penderita kanker serviks yang dirawat di RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau. Hasil penelitian ini menunjukkan wanita dengan pekerjaan berat lebih beresiko menderita kanker serviks 9 kali dibandingkan dengan wanita yang memiliki pekerjaan ringan (OR 9,184), wanita yang berpendidikan rendah 4 kali lebih berisiko menderita kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang berpendidikan tinggi (OR 3,698),  wanita yang usia pertama kali berhubungan seksual kurang dari 20 tahun lebih berisiko 3 kali menderita kanker serviks dibandingkan dengan wanita yang usia pertama kali berhubungan seksual diatas 20 tahun (OR 2,792), dan wanita yang memiliki paritas > 3 anak lebih berisiko 7 kali dibandingakn dengan wanita yang memiliki paritas < anak 3(OR 3,396). Kesimpulan berdasarkan hasil analisis multivariat variabel independen yang memiliki hubungan sebab akibat dengan kejadian kanker serviks adalah pekerjaan, pendidikan, usia pertama kali berhubungan seksual dan paritas. Variabel independen yang tidak memiliki hubungan sebab akibat dengan kejadian kanker serviks adalah ganti pasangan. Dan variabel independen yang confounding dengan kejadaian kanker serviks adalah penggunaan kontrasepsi hormonal, penyakit menular seksual dan usia. Saran ditujukan bagi Dinas kesehatan propinsi riau, RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, masyarakat dan peneliti selanjutnya
Reference Key
damayanti2013jurnalfaktor-faktor Use this key to autocite in the manuscript while using SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
Authors ;Ika Putri Damayanti
Journal medicines (basel, switzerland)
Year 2013
DOI
10.25311/jkk.Vol2.Iss2.51
URL
Keywords Keywords not found

Citations

No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org

No comments yet. Be the first to comment on this article.