RUSSIAN SCHOLARS AND THE QUR’ÂN: Historical Perspective of The Development of Russian Orientalists In The 19th–20th Centuries
Clicks: 116
ID: 100362
2011
Article Quality & Performance Metrics
Overall Quality
Improving Quality
0.0
/100
Combines engagement data with AI-assessed academic quality
Reader Engagement
Emerging Content
0.3
/100
1 views
1 readers
Trending
AI Quality Assessment
Not analyzed
Abstract
Ilmuan Rusia dan al-Qur’an: Perspektif Sejarah Perkembangan Orientalis Rusia abad ke 19 dan 20. Setelah keberhasilan Mullah Usman Ibrahim pada abad ke 18, studi al-Qur’an di Rusia sejak abad ke 19 tidak mengalami kemajuan signifikan. Kondisi ini berlanjut hingga G.S. Sablukov dan D.N Boguslavskiy pada akhirya menciptakan karya sendiri mereka tentang tafsir al-Qur’an pada masa paruh kedua abad ke 19. Perkembangan tradisi Rusia dalam pengkajian al- Qur’an semakin pesat ketika ilmuan Rusia yang lain, I. Yu. Krachkovsky, memper- kenalkan pendekatan baru dalam memahami dan menginterpretasi Kitab Suci al- Qur’an bagi masyarakat Rusia pada awal abad ke 20. Dalam makalah ini penulis mengemukakan bahwa sangat disayangkan, ilmuan Rusia memasuki era kegelapan dalam pengkajian al-Qur’an ketika regim Komunis Soviet menagmbil alih kendali pemerintahan dan memperkenalkan kebijakan dan propaganda ateistis pada paruh kedua abad ke 20. Makalah ini berupaya untuk menganalisa sejarah perkembangan studi al-Qur’an dalam kondisi sosial, kultur dan politik atmosfir akademis Rusia.
| Reference Key |
z2011russianmiqot
Use this key to autocite in the manuscript while using
SciMatic Manuscript Manager or Thesis Manager
|
|---|---|
| Authors | Z, Wan Jamaluddin; |
| Journal | miqot: jurnal ilmu-ilmu keislaman |
| Year | 2011 |
| DOI |
DOI not found
|
| URL | |
| Keywords |
Citations
No citations found. To add a citation, contact the admin at info@scimatic.org
Comments
No comments yet. Be the first to comment on this article.